Destinasi Wisata

Taman Laut Olele, indahnya sepotong surga ‘tersembunyi’ di Gorontalo

Taman Laut Olele. Pernahkah anda mendengar destinasi wisata yang satu ini?

Ngobrolin soal taman laut di Sulawesi, kira-kira yang terbesit dalam benak orang Indonesia kemungkinan besar Bunaken.

Ya, taman laut Bunaken memang sudah terkenal sebagai salah satu taman laut terbaik di Indonesia, bahkan sudah seperti menjadi icon wisata taman laut di Indonesia timur, khususnya wilayah pulau Sulawesi.

Tapi, tahukah anda, bergeser sedikit ke selatan tepatnya di provinsi Gorontalo, sebuah provinsi hasil pemekaran provinsi Sulawesi Utara, terdapat sebuah taman laut yang masih belum banyak terjamah wisatawan?

Taman Laut Olele namanya, sebuah taman laut yang disebut-sebut sebagai ‘surga tersembunyi’ wisata bahari.

Taman Laut ini masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Bone Bolango, tepatnya di desa Olele, kecamatan Kabila Bone.

Untuk mencapai lokasi, anda harus menempuh jarak sekitar 25 km ke arah tenggara dari pusat kota Gorontalo, memakan waktu sekitar 40 sampai 60 menit dengan kendaraan bermotor.

Dalam perjalanan, anda akan menemukan jalan yang berkelok-kelok juga berbukit-bukit dengan pemandangan indah laut biru Teluk Tomini.

Keluar dari jalan trans Sulawesi, anda memasuki kawasan wisata pantai Olele yang pantainya berpasir putih.

Untuk mencapai titik snorkeling dan diving, para turis harus menggunakan perahu bermotor terlebih dahulu.

Perahu ini dimodifikasi dengan model glass bottom boat¸dimana pada bagian bawah perahu terdapat kaca yang memungkinkan para penumpang melihat langsung kehidupan biota laut dan terumbu karang di bawah permukaan laut selama menaiki perahu.

Menuju Spot Diving Olele

Selama perjalanan menuju spot snorkeling dan diving, anda sudah mulai bisa melihat hamparan terumbu karang yang di kelilingi ikan berwarna-warni lalu lalang.

Sebagai bagian dari Teluk Tomini, perairan di kawasan konservasi ini cukup tenang, memiliki visibility yang cukup jauh mencapai 25 m dengan suhu 29o celcius, sehingga sangat cocok untuk menyelam, bahkan menurut para divers, Taman Laut yang satu ini cocok untuk para penyelam pemula.

Spot Snorkeling Taman Laut Olele

Snorkling di olele

Di atas perahu telah disediakan alat-alat snorkeling yang akan membantu anda dalam menikmati Taman Laut Olele dari permukaan.

Para pengunjung bisa berenang santai menikmati pemandangan variasi terumbu karang yang terhampar di kelilingi oleh berbagai kerumunan jenis ikan serta biota laut lainnya seperti.

Pada spot snorkeling, para pengunjung juga bisa berfoto di atas terumbu karang yang sudah dihiasi tulisan “Olele”.

Tak perlu khawatir, pihak pemandu wisata setempat telah menyediakan jasa foto di dalam air, sehingga anda bisa mengabadikan momen berenang bersama ikan-ikan unik dan menarik.

Spot Diving Taman Laut Olele

Terumbu karang olele

Di spot diving, anda akan melihat pemandangan menakjubkan khas Taman Laut Olele.

Beberapa spot itu di antaranya adalah Traffic CircleHoneycomb, Coral Pole, Traffic Jam, dan Jinn Cave.

Mengapa di sebut traffic jam? Karena pada saat menyelam di spot tersebut, penyelam ingin berlama-lama sehingga bisa menimbulkan ‘kemacetan’.

Spot diving Taman Laut Olele yang menjadi favorit para penyelam adalah spot Jinn Cave atau Gua Jin.

Spot ini diberi nama gua jin karena kumpulan terumbu karang berbentuk gua yang kedalamannya mencapai 22 meter.

Taman Laut Olele menyimpan Terumbu Karang Endemik yang hanya bisa di temukan di Gorontalo

terumbu karang endemik olele

Satu hal yang menarik para penyelam dalam negeri dan mancanegara untuk datang ke Taman Laut Olele ialah sebuah spesies terumbu karang endemik yang tidak di temukan di taman laut lainnya.

Terumbu karang Salvador Dali (Petrosia lignose), diambil dari nama seorang seniman Spanyol.

Lukisannya berjudul L’enigma del Desiderio atau The Enigma of Desire, mirip sekali dengan terumbu karang tersebut sehingga diberi nama sang pelukis.

Salvador Dali merupakan jenis sponge coral berukuran besar lebih dari tubuh manusia dewasa, bahkan bisa mencapai 3 meter.

Taman Laut Olele menjadi Kawasan Konservasi Laut Daerah Bone Bolango

Harus diakui beberapa tahun terakhir animo turis lokal, luar daerah maupun asing untuk datang ke Taman Laut Olele meningkat.

Hal ini membuat pemerintah daerah berupaya meningkatkan pelayanan serta perawatan terhadap wisata yang terletak di Desa Olele tersebut.

Melalui Surat Keputusan Bupati Bone Bolango No. 13 Tahun 2006, perairan Olele diputuskan menjadi Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD).

Dilansir Kementerian Kelautan & Perikanan dalam kawasan konservasi ini memiliki luas sekitar 24.910 ha.

Fasilitas & Biaya Wisata

Untuk masuk ke kawasan wisata Taman Laut Olele, wisatawan tidak dikenakan biaya tiket atau karcis masuk.

Para pengunjung hanya dikenakan biaya untuk menyewa perahu bottom glass boat yang akan membawa mereka menuju spot utama snorkeling dengan biaya sebesar Rp. 500,000 per-perahu untuk penumpang maksimal 10 orang.

Biaya perahu tersebut sudah termasuk jasa foto bawah air di spot snorkeling dan sewa alat snorkeling lengkap berupa mask, snorkel, fins (kaki katak) serta sepatu slip on.

Jika ingin menyelam, pemandu wisata setempat tidak menyediakan peralatan diving, sehingga para pengunjung harus menyewa dari pemandu wisata diving yang ada di pusat kota Gorontalo.

Bagi anda yang ingin menginap, tersedia homestay dengan tarif Rp. 250,000 per-kamar dengan kapasitas dua orang untuk satu malam.

Kalau lapar melanda, anda bisa mencicipi masakan laut khas Gorontalo yang disediakan para penduduk setempat.

Soal harga, anda cukup bernegosiasi dengan salah satu penghuni rumah penduduk, kemudian sang tuan rumah akan memasakkan makanan laut khas Gorontalo yang akan memanjakan lidah anda.

Bagaimana? Cukup terjangkau bukan?

Objek Wisata terdekat lainnya

Jika anda punya waktu lebih, Taman laut Olele bukan hanya satu-satunya wisata yang bisa dikunjungi.

Hanya sekitar 16 km atau sekitar setengah jam dari Taman Laut indah ini, anda bisa menemukan destinasi wisata yang tak kalah menarik yakni Wisata Hiu Paus atau Whale Shark Gorontalo di pantai Botubarani.

Di sana para turis bisa berenang bersama hiu paus atau hanya sekedar feeding (memberi makan) dari atas perahu.

Bagaimana, sangat menarik bukan? Yuk jadikan Taman Laut Olele sebagai salah satu daftar destinasi wisata yang wajib anda kunjungi!

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close