Pesona Hutan Pinus Motilango, Sejuk Cantik Mengagumkan

1 Shares
1
0
0

Naik-naik ke puncak gunung, tinggi-tinggi sekali, kiri kanan kulihat saja, banyak pohon cemara.

Hayo ngaku, kamu baca sambil nyanyi kan?

Artikel ini bukan mau sayembara lagu tema traveling ya sob, tapi coba kamu simak kata paling akhir.

Pohon cemara, seringkali kita sulit membedakannya dengan pohon pinus, betul nggak?

Di Indonesia, pohon cemara dan pinus sama-sama tumbuh subur karena hidup di daerah tropis.

Khusus hutan pinus, banyak yang menjadi destinasi wisata yang menarik.

Di Gorontalo, dua titik hutan pinus yang sudah menjadi obyek wisata ada tiga, hutan pinus Dulamayo, hutan pinus Motilango dan Puncak Pinus Li Binggele.

Hutan pinus yang disebut pertama lebih dulu populer di Gorontalo.

Meski begitu , Hutan Pinus Motilango tak kalah mempesona, mewarnai keindahan wisata Gorontalo.

Lokasi Hutan Pinus Motilango

Dok. Eksklusif @virnandahadju

Hutan Pinus Motilango berada di, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.

Jaraknya sekitar 50 kilometer atau membutuhkan waktu perjalanan selama 1,5 jam dari pusat kota Gorontalo.

Menelusuri jalan trans sulawesi, lokasi wisata berbasis lingkungan ini berada di dekat perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara.

Setelah kamu menyusuri jalan trans sulawesi, patokan yang mudah dikenali adalah Kantor Desa Motilango.

Setelah Kantor Desa Motilango, 100 meter kemudian terdapat jalan atau gang di sebelah kanan atau timur.

Selanjutnya, kamu masih harus melaju dengan kendaraanmu sekitar 3,5 meter.

Hutan Pinus Motilango berada pada ketinggian 1024 mdpl, jadi cukup dingin bagi yang biasa hidup di daerah panas.

Dari Sektor Pertanian, Lahir Ekowisata

Kawasan Hutan Pinus Motilango memiliki luas sekitar 300 hektar berisi sekitar 291,000 pohon pinus.

Selama ini, pohon-pohon pinus tersebut hanya dimanfaatkan getahnya oleh masyarakat setempat.

Pohon-pohon yang banyak tumbuh di daerah tropis ini ditanam sejak tahun 1978 silam di desa Motilango.

Akan tetapi, baru pada tahun 2012 pohom-pohon pinus tersebut disadap dan dipanen getahnya.

Pohon yang bernama latin Pinus merkusii ini bisa dipanen setiap dua pekan sekali.

Raa-rata getah pinus yang dihasilkan mampu mencapai 1.200 kilogram dalam sekali panen.⁣

Pada tahun 2018, Koperasi Pinus Jaya Sejahtera memegang izin pengelolaan hutan pinus.

Gagasan untuk menjadikan Hutan Pinus Motilango sebagai obyek wisata pada awalnya mulai muncul dari pemuda-pemudi Karang Taruna Desa Motilango pada tahun 2019.

Tak lama setelah ide ini muncul, mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo mengadakan KKN di desa pada Januari 2020.

Terciptalah kolaborasi apik para pemuda, Karang Taruna Motilango featuring Mahasiswa KKN Universitas Ichsan.

Dengan kerja keras mereka, pada tanggal 3 Februari 2020, destinasi wisata ini secara resmi dilaunching oleh pemerintah setempat.

Selanjutnya, Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Ichsan Gorontalo menjadi mitra dalam proyek pengembangan hutan pinus.

Mengapa dipilih konsep ekowisata? harapannya para wisatawan bisa menikmati wisata sekaligus menambah pengetahuan tentang alam, khususnya ekosistem serta budidaya hutan pinus.

Karang taruna, pemerintah desa dan masyarakat lokal berkolaborasi mengelola wisata alam ini.

Sejak menjadi obyek wisata, turut memberikan sumbangsih meningkatkan roda perekonomian masyarakat Motilango dan sekitarnya.

Tarif Masuk dan Fasilitas Ekowisata Hutan Pinus Motilango

Dok. Eksklusif @mishariyati2982

Untuk masuk ke kawasan Ekowisata Hutan Pinus Motilango, para pengunjung hanya dikenakan tarif lima ribu rupiah saja.

Biaya parkir kendaraan juga sangat terjangkau, hanya dipatok sebesar dua ribu rupiah.

Dengan biaya murah meriah tersebut, sobat wigo bisa menikmati plesir diantara pepohonon pinus yang tinggi menjulang sepuasnya.

Bahkan bisa menikmati akses wifi selama 1 jam yang sudah include dalam tiket masuk.

Pengelola sudah menyiapkan banyak spot yang bisa dimanfaatkan para pelancong untuk bercengkrama atau berswafoto ria.

Kamu bisa selfie di rumah panggung, sarang burung raksasa, gardu pandang, rumah ‘literasi’ segitiga beratap rumbia, payung-payung melayang, serta semacam teater terbuka.

Pepohonan pinus yang rindang dan hawa sejuk yang menyelimuti tentu saja jadi daya tarik utama dari spot-spot buatan tersebut.

Dijamin deh, bagi kamu warga kota yang penat dengan rutinitas, liburan kesini bisa bikin kamu refresh.

Oiya, hampir ketinggalan, bagi kamu yang suka camping di alam terbuka, bisa juga lho menikmati malam dengan berkemah disini.

Bawalah tenda atau sekedar hammock, nikmati sensasi terlelap bersama kesejukan hutan pinus.

Hutan Pinus Motilango Camping
Dok. Eksklusif @rifal_wambana

Destinasi Wisata Terdekat

Hanya dengan “menggelinding” sedikit (pakai tanda kutip loh ya, hehe), dari Hutan Pinus Motilango, kamu bisa menikmati obyek wisata Gorontalo lainnya.

Cukup meneruskan perjalanan ke arah utara, sobat wigo bakal ketemu Wisata Mangrove Langge.

Kalau mau bersabar sedikit, ada pula Pulau Saronde, salah satu ikon wisata Gorontalo yang sudah go international.

Gimana nih sobat wigo, kapan mau plesir ke berbagai destinasi wisata Gorontalo?

Tunggu apa lagi, let’s wigo!

1 Shares
You May Also Like